Media

 Agustina (11901129)/6H

Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah bahan bantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.Media pembelajaran merupakan sarana atau perantara dalam melakukan proses pembelajaran antara pendidik dan peserta didik dalam berkomunikasi atau menyampaikan pesan ataupun informasi. Hal ini bertujuan untuk membantu pendidik dalam menyampaikan materi kepada peserta didik agar lebih terarah, merangsang pola pembelajaran agar lebih dapat menunjang keberhasilan dalam belajar dan meningkatkan perhatian dan kreativitas peserta didik dalam proses belajar mengajar. Media pembelajaran sangatlah penting untuk menunjang proses pembelajaran untuk siswa maupun guru karena, dengan media pembelajaran ini akan membantu memudahkan dalam proses belajar mengajar. Media pembelajaran hanya sebagai perantara untuk memudahkan dalam melakukan proses belajar mengajar peran guru juga mempunyai pengaruh penting untuk tetap bisa terlaksananya proses pembelajaran tersebut. Media pembelajaran dapat berupa buku bahkan alat elektronik yang digunakan untuk menunjang media dalam melakukan proses belajar mengajar di sekolah, media yang digunakan pun harus sesuai dengan kebutuhan didalam kelas yang cukup efektif untuk digunakan guna meningkatkan dan mempermudah jalannya pembelajaran di kelas. Ada beberapa jenis media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran yaitu media visual, media audio dan media audio visual.

- Media visual adalah media yang digunakan dalam bentuk gambar yang bisa menarik perhatian peserta didik sehingga dapat meningkatkan minat peserta didik dalam melakukan pembelajaran, contoh media visual yaitu gambar, foto, bagan, grafik, peta konsep, diagram, poster, maupun peta atau globe.

- Media Audio adalah jenis media pembelajaran yang digunakan dalam bentuk audio atau suara yang berisikan materi pembelajaran yang diberikan secara kreatif agar menarik perhatian peserta didik dalam melakukan proses belajar mengajar. Contoh media audio yaitu radio dan rekaman suara. 

- Media visual audio adalah jenis media pembelajaran yang diberikan lebih kreatif dan inovatif untuk membantu menunjang dalam kegiatan belajar mengajar, seiring perkembangan teknologi informasi media audio visual ini sering sekali digunakan padaasa sekarang karena bisa menampilkan gambar dan suara yang dapat mempermudah proses pembelajaran. Contoh media visual audio yaitu Televisi, video, proyektor, pemutaran film, dan lain sebagainya.

Media pembelajaran memiliki beberapa fungsi yaitu:

- Menarik Perhatian peserta didik

Dalam proses pembelajaran terkadang sering sekalian ditemui dimana siswa bosan belajar terlebih lagi jika pelajaran tersebut sulit dipahami dan membosankan dengan adanya media pembelajaran ini dapat memberikan warna dalam proses belajar mengajar yang sedang berlangsung sehingga perhatian siswa lebih terfokus dan lebih bisa di terima siswa dengan begitu proses belajar mengajar lebih terarah dan terfokus pada apa yang ingin disampaikan oleh pendidik.

- Memperjelas Penyampaian Pesan

Pada saat proses belajar mengajar terkadang ada beberapa materi yang sulit untuk dijelaskan yang kadang dalam pembahasaannya terlalu terbelit-belit sehingga sulit di pahami oleh peserta didik seperti menjelaskan organ tubuh manusia, menjelaskan tentang diagram, peta, ataupun global dengan begitu media pembelajaran sangat membantu mempermudah proses belajar mengajar tersebut baik menggunakan media visual maupun visual audio.

- Mengatasi Ruang, Waktu dan Biaya

Pada saat proses belajar mengajar dilakukan terkadang ada beberapa materi yang kurang efektif untuk dilakukan didalam kelas seperti perkenalan pada jenis hewan dan tumbuhan, tidak efektif jika hewan-hewan atau tumbuhan tersebut dibawa kedalam kelas hanya untuk perkenalan pada bentuk dan nama hewan dan tumbuhan tersebut untuk itulah pendidik dapat mengenalkan hewan dan tumbuhan melalui media pembelajaran baik berupa gambar maupun video sehingga ini sangat efektif dan juga membuat peserta didik lebih tertarik untuk mengetahui lebih jauh lagi.Sedangkan dizaman yang serba teknologi ini semua bisa kita lakukan dimana saja dan kapan saja termasuklah dalam proses belajar mengajar, dengan teknologi yang sekarang kita dapan menggunakan video, telefon, televisi dan media lainnya untuk mendapatkan pembelajan jelas ini membantu mempermudah dalam proses belajar mengajar.

- Mengetahui Perbedaan Tipe Gaya Belajar Peserta Didik

Dengan adanya media pembelajaran para pendidik dapat mengetahui gaya belajar peserta didik, dimana dapat diketahui bahwa gaya belajar peserta didik ada beberapa macam yaitu gaya belajar visual, gaya belajar audiotori dan gaya belajar kinestetik. Gaya belajar secara visual ini yaitu kemampuan belajar dengan melihat, gaya belajar ini lebih sering digunakan pada orang teliti, memiliki indra penglihatan yang tajam dan baik serta memiliki imajinasi yang tinggi. Kemampuan belajar ini biasanya cenderung pada pelajaran matematika, menggambar, simbol dan lain sebagainya. Orang dengan gaya belajar auditori memiliki indera pendengaran yang lebih baik dan lebih terfokus orang dengan gaya belajar ini mampu memahami sesuatu lebih baik dengan cara mendengarkan, hal ini berkaitan dengan proses menghafal, membaca, atau soal cerita. Dengan gaya belajar ini tingkat kefokusan sangat mempengaruhi karena dengan gaya belajar audiotori mudah sekali untuk lupa dengan apa yang telah di dijelaskan oleh gitu, orang yang mempunyai gaya belajar audiotori lebih cenderung menyukai musik dan sulit berkonsentrasi pada keadaan berisik.Selanjutnya gaya belajar kinestetik, gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang melibatkan gaya gerak dengan begitu pemahaman terhadap materi atau pembelajaran lebih mudah jika langsung dilakukan atau dipraktekkan, orang yang memiliki gaya belajar kinestetik biasanya lebih menyukai kegiatan yang berbentuk praktek seperti olahraga, menari, melatih skill, bermain alat musik, percobaan laboratorium, dan lain sebagainya. Orang dengan gaya belajar kinestetik cenderung lebih bosan dengan pembelajaran yang bersifat konvensional yang hanya duduk diam mendengarkan menulis.

Dengan media pembelajaran tentunya akan membantu pendidik untuk lebih mudah menyampaikan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik begitu pun sebaliknya peserta didik akan lebih mudah memahami penyampaian informasi dari pendidik karena ada media pembelajaran yang dapat membantu memperjelas materi atau informasi. Namun tidak jarang beberapa guru yang masih belum menggunakan media pembelajaran ini dikarenakan beberapa alasan yaitu pendidikmenganggap bahwa menggunakan media perlu persiapan yang matang sehingga bisa diterima oleh peserta didik, media pembelajaran yang digunakan itu barang canggih dan mahal, tiidak biasa menggunakan media kurang memahami penggunaan teknologi, media tersebut hanya untuk hiburan sedangkan belajar itu harus serius dan fokus, tidak tersedia nya media pembelajaran tersebuh di sekolah, sekolah tidak memiliki peralatan dan bahan untuk membuat media pembelajaran, pendidik tidak memahami arti penting penggunaan media pembelajaran, pendidik tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan mengenai cara membuat sendiri media pembelajaran sehingga sulit untuk diterapkan pada saat proses belajar mengajar, pendidik tidak memiliki keterampilan mempergunakan media pembelajaran, pendidik tidak memiliki peluang (waktu) untuk membuat media pembelajaran, serta banyak pendidik yang beranggapan bahwa sudah terbiasa mengajar dengan mengandalkan metode ceramah.

Komentar